fbpx
Beranda » Artikel Blog » 42 Kesalahan Mendidik Anak Bagian : 5

42 Kesalahan Mendidik Anak Bagian : 5

Diposting pada 25 December 2020 oleh admin | Dilihat: 75 kali | Kategori:

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 1

42 Kesalahan Mendidik Anak Bagian : 5

9. Tidak Memberikan Kasih Sayang Yang Cukup Kepada Anak

Banyak orang tua yang menghalangi anak untuk mendapatkan kasih sayang, cinta dan kelembutan. Akibatnya, anak mencari kasih sayang di luar rumah. Bisa jadi, ia menemukan orang yang bisa memuaskan dahaga kasih sayangnya tersebut.

10. Memperhatikan anak Dalam Masalah Lahiriah Saja

Yakni memperhatikan anak dari penampilan luar saja. Banyak orang yang mengira bahwa pendidikan yang baik hanya batas pada makanan yang baik, minuman yang lezat, pakainya mewah, jenjang pendidikan formal yang tinggi dan penampilan baik di hadapan masyarakat.

Bagi mereka, menumbuhkan anak dalam nuansa religius yang benar dan Akhlak Yang Mulia bukanlah bagian yang penting dalam pendidikan anak.

Baca Juga : 42 Kesalahan Mendidik Anak Bagian : 4

———————————————————–
Sumber : Diringkas dari Buku β€œKoreksi Kesalahan Mendidik Anak”
Karangan: Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd
Penerbit : Nabawi Publishing

Channel Telegram Parenting Anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸ“±Join Channel Telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

42 Kesalahan Mendidik Anak Bagian : 5 | Little Q

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office

Little Q Indonesia
Jalan K.H Ahmad Dahlan Raya No.15 B RT. 06 RW 05 Kelurahan kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok- Indonesia.Β Kode pos 16425
E-mail : admin@littleq.id

Live Chat
Distributor: +62 822-8611-0296
Reseller : +62 821-7157-0400
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Chat via Whatsapp
ALDI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya ALDI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja