Beranda » Artikel Blog » Bergaul dan Menceritakan Pengalaman Masa Kecil Kepada Anak

Bergaul dan Menceritakan Pengalaman Masa Kecil Kepada Anak

Diposting pada 7 November 2020 oleh admin | Dilihat: 179 kali | Kategori:

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 3

{ Pendidikan Anak Usia 10-14 Tahun }

Bergaul dan Menceritakan Pengalaman Masa Kecil Kepada Anak

Anas telah mengatakan, “Sesungguhnya, dahulu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang benar bergaul dengan kami. ”

Nabi shallallahu alaihi wa sallam menceritakan kepada anak-anak tetangga pengalaman kecilnya saat beliau menghadiri pertemuan orang-orang dewasa agar tergambarkan dalam bentuk mereka bagaimana cara anak-anak mudah bergaul dengan orang-orang dewasa dengan baik lagi terhormat. Untuk itu, beliau bersabda:

“Aku pernah menghadiri perjanjian Muthayyibin bersama paman-paman ku saat aku masih remaja, dan aku tidak suka melanggar perjanjian itu meskipun diberi imbalan unta merah. ”

Az-Zuhri mengatakan, “Tidaklah sekali-kali Islam mendapati suatu perjanjian, melainkan Islam semakin memperkuatnya, meskipun tidak ada perjanjian dalam Islam. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah merukunkan kaum Quraisy dan kaum Anshar. Perjanjian Muthayyibin iyalah sebuah perjanjian dan transaksi untuk saling mendukung dan menolong pihak yang teraniaya nya. Perjanjian tersebut dilakukan oleh Bani Hasyim, Bani Zuhrah, dan Bani Taim di perkampungan Bani Jad’an pada masa jahiliyah. Mereka menuangkan minyak wangi di panci kemudian tiap-tiap orang dari mereka mencelupkan tangannya ke dalam panci itu seraya mengucapkan janji untuk saling menolong dan membela pihak yang teraniaya terhadap pihak yang aniaya. Oleh karena itulah, mereka menamainya dengan sebutan Muthayyibin (Orang-orang yang mencelupkan tangannya ke dalam minyak wangi). Demikianlah itu terjadi untuk menangkal perjanjian lain yang mengorbankan fitnah peperangan, dan penyerangan di antara kabilah-kabilah yang sering terjadi pada masa jahiliyah. Maka perjanjian seperti inilah yang dilarang oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam melalui sabdanya yang menyebutkan, “Tidak ada perjanjian dalam Islam.”

Adapun sehubungan dengan perjanjian seperti ini yang telah terjadi di kalangan kaum Muthayyibin dan yang semisal dengannya, maka jenis perjanjian inilah yang dimaksudkan oleh sabda Nabi lainnya, “Perjanjian adapun yang terjadi pada masa jahiliyah selalu dikokohkan oleh Islam. ”

Dengan demikian, menjadi tergabung lah kedua hadits ini ke dalam suatu pengertian membentuk persepsi yang jelas.

Baca Juga : Membantu dan Mengajari Anak Bila Tidak Mampu Mengerjakan Sesuatu

———————————————————–
Sumber : Diringkas dari Buku β€œIslamic Parenting” Pendidikan Anak Metode Nabi
Karangan: Syekh Jamal Abdurrahman
Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

Channel Telegram Parenting Anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸ“±Join Channel Telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

Bergaul dan Menceritakan Pengalaman Masa Kecil Kepada Anak | Little Q

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office

Little Q Indonesia
Jalan K.H Ahmad Dahlan Raya No.15 B RT. 06 RW 05 Kelurahan kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok- Indonesia.Β Kode pos 16425
E-mail : admin@littleq.id

Live Chat
Distributor: +62 822-8611-0296
Reseller : +62 821-7157-0400
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Pengaduan Layanan :

Telpon : 0822-8636-8034

Chat via Whatsapp
ALDI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya ALDI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja