fbpx
Beranda » Artikel Blog » Menarik Perhatian Anak dengan Ungkapan Yang Lembut

Menarik Perhatian Anak dengan Ungkapan Yang Lembut

Diposting pada 18 September 2020 oleh admin | Dilihat: 87 kali | Kategori:

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
———————————————
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 2

{ Pendidikan Anak usia 4-10 Tahun}

Menarik Perhatian Anak dengan Ungkapan Yang Lembut

Diantara faktor penumbuh rasa percaya diri dalam diri anak dan peningkatan semangat spiritual serta kondisi psikologisnya ialah memanggilnya dengan namanya, bahkan memanggilnya dengan menyebut nama yang paling bagus, dengan julukannya, atau dengan sifat baik yang dimiliki si anak. Rasulullah merupakan teladan yang paling baik dalam hal ini. Adakalanya beliau memanggil anak dengan panggilan yang paling sesuai dengan jenjang usianya, seperti ungkapan, “Anak muda, sesungguhnya Aku akan memberimu beberapa pelajaran. “Anak muda, Sebutkanlah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu. Anak muda, bolehkah aku memberi orang-orang tua terlebih dahulu? Dan seterusnya. Ada kalanya pula beliau memanggil anak dengan sebutan, “Anakku,” seperti yang beliau lakukan kepada Anas saat turun ayat hijab, “Hai anakku, mundurlah kamu ke belakang!”

Nabi shallallahu alaihi wasallam menyebut anak-anak Ja’far, putra pamannya, melalui ungkapan berikut, “Panggilkan lah anak-anak saudaraku.” Nabi shallallahu alaihi Wa sallam pun menanyakan kesehatan mereka kepada ibunya dengan ungkapan, “Mengapa aku lihat tubuh keponakanku kurus-kurus seperti anak-anak yang sakit? ”

Abu Dawud dalam kitab hadisnya telah membuat suatu bab khusus dalam hal ini dengan judul: Bab tentang seseorang yang yang menyebut anak orang lain dengan panggilan, “Hai anakku“.

Pada saat yang lain, Nabi memanggil mereka dengan menyebut nama julukannya sebagai penghormatan dan penghargaan dari beliau kepada mereka. Beliau pernah memanggil anak kecil yang telah disapih dengan sapaan, ” Wahai Abu Umair , apakah yang terjadi dengan Nughair itu?” Nughair adalah burung kecil seperti burung pipit yang menjadi mainannya, kemudian burung itu mati.

Para sahabat pun memanggil anak yang dilahirkan pada masa Islam dari seorang ayah yang muslim dengan sebutan, “Hai keponakanku. “Al-Musayyib memuji Al-Bara bin Azib karena predikatnya sebagai seorang sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam dan keikutsertaannya dalam berbaiat Kepada beliau. Ia mengatakan kepadanya, “Wahai Keponakanku, engkau tidak mengetahui hal baru apa yang akan kita perbuat sepeninggal beliau. ”

Abdurrahman bin Auf juga pernah berkata kepada seorang pemuda yang menanyainya tentang Abu Jahal, “Hai keponakanku, apa yang akan engkau lakukan terhadapnya? “Ternyata pemuda itu bermaksud akan membunuh Abu Jahal dalam perang badar dan sesudahnya memang terjadilah apa yang direncanakannya itu.

Baca Juga : Menasehati dan Mengajari Saat Berjalan Bersama
—————————————————-
Sumber : Diringkas dari Buku “Islamic Parenting” Pendidikan Anak Metode Nabi
Karangan : Syekh Jamal Abdurrahman
Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

channel telegram Parenting anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ
πŸ“±Join channel telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam
πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

Menarik Perhatian Anak dengan Ungkapan Yang Lembut | Little Q

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office

Little Q Indonesia
Jalan K.H Ahmad Dahlan Raya No.15 B RT. 06 RW 05 Kelurahan kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok- Indonesia.Β Kode pos 16425
E-mail : admin@littleq.id

Live Chat
Distributor: +62 822-8611-0296
Reseller : +62 821-7157-0400
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Chat via Whatsapp
ALDI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya ALDI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja