Beranda » Artikel Blog » Menghukum Anak Dengan Cara Halus Dan Lembut

Menghukum Anak Dengan Cara Halus Dan Lembut

Diposting pada 25 October 2020 oleh admin | Dilihat: 161 kali | Kategori:

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 3

{ Pendidikan Anak Usia 10-14 Tahun }

Menghukum Anak Dengan Cara Halus Dan Lembut

Banyak hadits yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak pernah memukul anak, pembantu, ataupun istri dengan tangan beliau. Akan tetapi, bila menghukum beliau cukup menjewer telinga.

An-Nu’man bin Basyir berkata, “Nabi pernah diberi hadiah anggur dari Thaif lalu beliau memanggilku dan bersabda, ‘ Ambillah 1 tangkai ini dan berikan kepada ibumu.’ Namun, Aku mau makannya sebelum sampai kepada ibuku. Keesokan harinya, beliau bertanya kepadaku, ‘Apa yang terjadi dengan setangkai anggur kemarin? Apakah engkau telah memberikannya kepada ibumu?’ ‘Tidak,’ jawabku. Maka beliau memberiku nama penghianat kecil.”

Sebagian orang ada yang berpendapat bahwa anak kecil bisa saja tergoda lalu memakan buah anggur yang mestinya diberikan kepada orang lain, dan itu bukanlah sebuah masalah besar. Memang seperti itulah kejadian yang diceritakan dalam hadits ini karena anak tersebut tak kuat menahan seleranya. Meskipun demikian, apakah Nabi tidak membiarkan persoalan ini berlalu begitu saja tanpa memberikan pelajaran kepada sang anak bagaimana ia harus menjaga amanat, bersabar menahan seleranya, dan menyampaikan amanat kepada alamat yang dituju? Sekali-kali tidak. Kasih sayang Nabi shallallahu alaihi wasallam kepada anak tersebut agar kelak ia tumbuh menjadi seorang yang dapat dipercaya dan menjaga amanatnya, jauh lebih besar daripada kasih sayang beliau untuk memenuhi perut anak tersebut dan memuaskan nafsu makannya.

Barangkali kekeliruan persepsi seperti inilah yang memperdayai sejumlah besar orang hingga diantara mereka tidak mau membangunkan anaknya untuk salat Subuh karena kasihan kepadanya agar sang anak berangkat ke sekolah dalam keadaan cukup tidurnya.

Bahkan sebagian yang lain ada yang tidak mau mencegah anaknya memakan makanan yang haram atau mencuri, karena memandang anaknya masih kecil yang tidak perlu di celah atau ditegur dan masih dapat dimaafkan. Bila demikian, Mengapa Nabi shallallahu’alaihi wasallam mengeluarkan buah kurma dari mulut Al-Hasan dan bersabda kepadanya, “Ukh, ukh!” Yakni muntahkanlah kembali. Sungguh, orang yang meneladani sikap Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak perlu terjerumus kedalam kekeliruan seperti ini yang berdampak sangat negatif terhadap masa depan sang anak.

Baca Juga: Jangan Pukul Bagian Sensitif dan Jangan Emosi

———————————————————–
Sumber : Diringkas dari Buku β€œIslamic Parenting” Pendidikan Anak Metode Nabi
Karangan: Syekh Jamal Abdurrahman
Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

Channel Telegram Parenting Anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸ“±Join Channel Telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

Menghukum Anak Dengan Cara Halus Dan Lembut | Little Q

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office

Little Q Indonesia
Jalan K.H Ahmad Dahlan Raya No.15 B RT. 06 RW 05 Kelurahan kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok- Indonesia.Β Kode pos 16425
E-mail : admin@littleq.id

Live Chat
Distributor: +62 822-8611-0296
Reseller : +62 821-7157-0400
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Pengaduan Layanan :

Telpon : 0822-8636-8034

Chat via Whatsapp
ALDI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya ALDI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja