fbpx
Beranda » Artikel Blog » Tidak Mengajarkan Kemungkaran Kepada Anak

Tidak Mengajarkan Kemungkaran Kepada Anak

Diposting pada 15 September 2020 oleh admin | Dilihat: 122 kali | Kategori:

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
———————————————
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 1

{ Pendidikan Anak usia 0-3 Tahun}

Tidak Mengajarkan Kemungkaran Kepada Anak

Di antara kasih sayang Allah terhadap anak ialah Allah membebaskan mereka dari beban taklif pada masa kecil mereka. Bahkan, Allah memaafkan anak-anak yang melakukan perbuatan dosa hingga mencapai usia baligh. Bila masa ini telah tiba, ucapan dan perbuatannya mulai dicatat. Ali dan Umar radhiallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda :
“Pena itu diangkat dari tiga orang : orang gila dan hilang akal hingga sembuh, orang tidur hingga bangun, dan anak-anak hingga baligh.”

Meskipun anak itu masih kecil dan belum baligh, seseorang tidak boleh mengajarinya untuk berbuat maksiat. Misalnya, mengajarinya untuk minum-minuman keras, berbuat kejahatan, berucap cabul, mencaci, mencela, merokok, dan perilaku serta ucapan buruk lainnya.

Demikian juga bila seseorang memakaikan pakaian dari bahan sutra atau emas kepada anak-anak. anak yang memakainya tidak berdosa, tetapi dosanya ditanggung oleh orang yang memakaikannya.

Ibnul Qayyim berkata,”berhati-hatilah semaksimal mungkin dari kemungkinan mengkonsumsi apa yang menghilangkan akal seperti minuman keras dan lainnya. atau, memberikannya kepada orang yang dikhawatirkan akan rusak, atau mengajaknya pada kerusakan. Karena hal itu merupakan penghancur segalanya. Ketika anak kecil sudah mudah melakukan itu, saat besar nanti ia akan menganggap enteng persoalan laki-laki yang tidak memiliki rasa cemburu (dayuts) dan dayuts itu tidak akan masuk surga. Betapa besar kerusakan anak akibat kelalaian orang tua dan permenhan terhadap percikkan keburukan didekat mereka sendiri. Padahal, ketergantungan orang tua pada anak lebih besar daripada ketergantungan musuh yang sangat benci terhadap lawannya, sedangkan mereka tidak sadar.

Betapa banyak orang tua yang menghalangi anaknya mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat dan menjerumuskannya ke lubang kehancuran di dunia dan akhirat.Semua itu merupakan dampak buruk bagi orangtua yang meremehkan hak-hak Allah dan berpaling dari ilmu yang bermanfaat dan amal saleh yang diwajibkan oleh Allah kepada mereka. Akhirnya, orang tua terhalang mendapatkan manfaat dari anak-anak mereka. Anak-anak mengharamkan kebaikan dan manfaat untuk orangtua. Ini adalah salah satu hukuman bagi sang ayah.

seorang ayah hendak nya menghindarkan anak laki-lakinya dari memakai sutra.
Sebab, hal ini akan merusak akhlaknya dan akan membuatnya berperilaku feminis. Hingga dikawatirkan akhirnya menjadi seperti kaum Nabi Luth. Anak akan berani minum khamr, mencuri, dan berdusta. Nabi telah bersabda, “sutra dan emas itu haram bagi kaum laki-laki dari umatku, dan halal bagi kaum perempuan mereka. ”

Meski anak belum mencapai usia taklif, orang tua bertanggung jawab agar tidak membiarkannya memiliki kesempatan melakukan perbuatan haram. Sebab, hal itu akan menjadi kebiasaan dan akhirnya susah dihilangkan.

Ada orang yang berpendapat bahwa anak kecil belum terkena beban taklif, sehingga tidak haram memakai sutra. Menurut mereka anak kecil masih seperti binatang ternak.Ini adalah analogi yang rusak. Sebab, meski anak belum mukallaf, Ya harus dipersiapkan untuk menerima beban taklif. Logikanya, salat itu tidak mungkin tanpa wudhu dan tidak mungkin dilakukan dengan keadaan telanjang, terkena najis, atau setelah minum khamar, berjudi, dan homoseksual.

Baca Juga : Memberi Waktu Kepada Anak untuk Bermain Bersama

—————————————————-
Sumber: Diringkas dari Buku “Islamic Parenting” Pendidikan Anak Metode Nabi
Karangan: Syekh Jamal Abdurrahman
Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

channel telegram Parenting anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ
πŸ“±Join channel telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam
πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

Tidak Mengajarkan Kemungkaran Kepada Anak | Little Q

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Our Office

Little Q Indonesia
Jalan K.H Ahmad Dahlan Raya No.15 B RT. 06 RW 05 Kelurahan kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok- Indonesia.Β Kode pos 16425
E-mail : admin@littleq.id

Live Chat
Distributor: +62 822-8611-0296
Reseller : +62 821-7157-0400
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Chat via Whatsapp
ALDI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya ALDI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja